Olos adalah makanan yang berbetuk bulat, yang kulit luarnya menggunakan tepung kanji sehingga berasa kenyal dan dalamnya berisi berisi sayuran seperti kol, tauge, daun bawang dan lainnya rasanya khas yaitu pedas.
Jadi jangan kaget apabila Anda menemukan potongan cabai rawit di dalamnya. HUHHHH HAHHH !!!! memang makanan ini muncul sekitar tahun 2012 namun makanan ini sangat berkembang pesat.
Awalnya berisi sayur, seiring perkembangan dan berkat sentuhan tangan-tangan kreatif mulai bermunculan olos aneka rasa seperti :
Olos Sayur + Pedas
Olos Ayam + Pedas
Olos Jamur +Pedas
Olos Telur + Pedas
Olos Extra Hot! (isi cabai rawit)
dan sampai saat ini mungkin ada olos rasa baru.
Buat pecinta pedas ini makanan bisa menjadi makanan favorit, tetapi sayangnya untuk daerah luar Tegal dan sekitarnya makanan ini masih susah untuk dicari. Eitz, tapi tenang untuk kabupaten Brebes (tetangga Tegal) jajanan ini sudah dapat ditemui dengan mudah di pinggir-pinggir jalan. Setiap pedagang menjanjikan rasa yang berbeda dan kepedasan yang berbeda pula, bentuk pun sampai beda, ada yang bulat kecil ada yang bulat besar (tapi kata salah satu temen ku aslinya tuh bulet gede), itu tergantung lidah dan selera masing-masing.
Berdasarkan pengalaman, makanan ini pasti bakal bikin ketagihan buat yang suka pedas atau pun yang ngga terlalu suka pedas. Buat yang penasaran pengin langsung cobain, bisa praktekin langsung cara pembuatannya, atau langsung beli sendiri di sekitar Brebes atau Tegal.
Untuk membuat olos juga sangat mudah dan bagi anda yang diluar kota dan kangen dengan OLOS bisa membuatnya dirumah. berikut petunjuk singkatnya.
Bahan bahan pembuat olos seperti :
Tepung terigu
Tepung kanji
Cabe rawit
Kubis
Minyak goreng
Air
Penyedap rasa
Bumbu dapur
Daun bawang
CARA PEMBUATAN OLOS : untuk membuat adonan kulitnya pertama-tama siapkan tempat untuk menguleni adonan, masukan terigu kira-kira 1/2 kg dan tepung kanji kira-kira 1/4 kg atau tergantung selera,
kemudian untuk bumbu adonannya cukup menggunakan 2 siung bawang putih yang sudah digerus dan jgn lupa tmbahkan, garam dan penyedap rasa secukupnya, serta tambahkan air secukupnya pastikan adonan tersebut tidak keenceran agar adonan tersebut dapat di bentuk/dibulatkan,
untuk isi nya kita siapkan 4 kol atau tergantung selera,pertama2 cuci kol tersebut hingga bersih kemudian potong-potong kol tersebut memanjang atau potong seperti memotong sayuran pd bakwan,
kemudian kita buat bumbu untuk membumbui kol tersebut siapkan cabe rawit secukupnya/tergntung selera, bawang merah , bawang putih dan garam secukunya gerus semua bahan-bahan bumbu tersebut, setelah selesai digerus panaskan sedikit minyak goreng untuk menumis bumbu-bumbu tersebut,
setelah minyak mulai panas masukan semua bumbu-bumbu yang sudah digerus tersebut dan setelah baunya mulai harum masukan kol yang sudah dipotong-potong tadi ke dalam bumbu dan oseng-oseng hingga kol tercampur dgn bumbu,
setelah kol tercampur dgn bumbu matikan kompor lalu angkat dan diamkan beberapa menit smpe isi olos tersebut tidak panas, lalu ambill adonan untuk kulit olos secukupnya dan isi adonan dg kol tersebut lalu bulatkan,
panaskan minyak goreng hingga panas setelah minyaknya panas goreng adonan yang telah dibulatkan tersebut, angkat olos tersebut jika sudah berwrna kecokelatan/sudah matang.
Publik sepakbola dunia belum terlalu mengenal sosok 'bocah' kurus tinggi ini ketika datang dari Belgia. Namanya pun masih terasa asing. Bahkan Sir Alex Ferguson sempat kesulitan dan keseleo lidah setiap kali ingin memanggil remaja itu.
"Adnan Januzaj...," panggil Sir Alex dengan agak tersendat. Terutama ketika harus menyebut 'Januzaj'.
Ya,namanya memang agak unik dan tak biasa. Adnan Januzaj memang berasal dari Kosovo. Orangtua Adnan warga asli Kosovo. Ada darah Turki dan Albania mengalir dalam darah ayahnya. Kedua orangtuanya selalu mengajarkan pada Januzaj tentang kebudayaan asli negeri Balkan yang menjadi asal usulnya.
Di negara berpenduduk 1,8 juta orang itulah, Adnan sudah mulai bermain sepakbola sejak berusia 5 tahun.
"Sejak berusia lima tahun, saya senang bermain sepakbola dan selalu memiliki bola di kaki saya," ujar Januzaj seperti dikutip dari laman resmi klub.
Saya hanya berusaha menjalani karier di sini karena saya benar-benar mencintai sepakbola dan saya harap saya dapat terus melanjutkannya dan melakukan sesuatu untuk masa depan," tambahnya.
Ketika Harus Memilih Negara
Kesukaan Adnan pada sepakbola diwujudkan langsung dengan bergabung dalam sebuah tempat pelatihan. Sejumlah pelatih pernah menangani dan memoles si bocah kurus tinggi ini. Adnan pun tumbuh di jalur yang tepat. Adnan Januzaj lahir di Brussels, Belgia 5 Februari 1995. Mungkin karena itulah, Adnan justru lebih memilih menjadi warga negara Belgia bukan Kosovo atau Albania yang menjadi leluhurnya.
Petualangan karier sepakbolanya bermula di klub lokal asal Belgia, FC Brussels. Setelah cukup puas mengasah bakatnya. Dia lantas meninggalkan Brussel pada usia 10 tahun. RSC Anderlecht klub professional yang pertama mencium bakat sepakbola Adnan dan langsung merekrutnya.
Menuju Old Trafford
Pada akhirnya, dia meninggalkan Anderlecht pada Maret 2011 pada usia ke-16 tahun menuju Manchester United. Usaha United untuk mendapatkan tanda tangan Januzaj tidak mudah, karena mereka harus bersaing dengan klub raksasa Primera Liga Spanyol Barcelona.
Namun pada akhirnya, United berhasil memenangkan persaingan dengan menebus 'bocah Kosovo' itu dengan banderol 297 ribu pound atau setara dengan Rp 4,6 miliar.
Ketika pertama kali bergabung di Manchester United, sang manajer Sir Alex Ferguson sempat 'repot' untuk mengucapkan nama Januzaj. Dalam suatu kesempatan, sang pelatih legenda sepakbola Inggris itu mengakuinya sendiri.
"Saya tak pernah bisa mengucapkan dengan benar bagaimana namanya, jadi saya memanggil dia dengan panggilan Adnan," ujar Sir Alex Ferguson.
Setelah resmi menjadi pemain MU, keuangan Adnan dikabarkan mulai sedikit terangkat. Hal itu disampaikan oleh General Manager Anderlecht, Herman Van Holsbeeck.
"Orangtuanya telah mendapatkan banyak uang ketika Adnan sudah berada di tim Inggris itu," ujar Herman. "United sudah membayar harga yang pantas pada kami mengenai bakat Januzaj," tambahnya.
Ada sejumlah catatan yang entah kebetulan atau memang tergariskan begitu, tak tahulah. Tapi faktanya bahwa Adnan mempunyai sejumlah kesamaan dengan beberapa bintang top dunia sekarang. Tapi barangkali ini hanya kebetulan saja.
Adnan memiliki hari ulang tahun yang sama dengan Neymar, Carlos Tevez dan juga mantan bintang United, Cristiano Ronaldo.
Tak hanya itu, pemain kidal ini juga digadang-gadang bisa menjadi penerus mantan bintang MU David Beckham, karena tendangan lengkungnya yang disebut-sebut mirip dengan Beckham. Banyak publik sepakbola yang menilai tendangan Adnan mirip dengan mantan kapten Timnas Inggris yang telah menyatakan pensiun itu.